I just got new lesson from my lecturer, it's about how to being a good leader on your life. But i wouldn't discuss about leadership, i want discuss about how to manage your self before you get your future.
Pertama aku bakal nyebutin beberapa step bagaimana kita harus memimpin diri kita :
1. Memperjelas visi dan misi pribadi
semua orang punya kan yang namanya cita-cita, itulah kenapa cita-cita menjadi sangat penting untuk hidup kita, bahkan ada pepatah yang mengatakan "Gantunglah cita-cita mu setinggi langit" itu bukan hanya sekedar kata-kata pepatah yang kedengaran "aneh" tapi memang seperti itu, semakin tinggi cita-citamu semakin kamu menjadi orang hebat, kenapa? karena cita-cita yang tinggi itu dicapai dengan usaha yang keras juga, so wujudkan cita-citamu.
2. Memperkuat watak-watak proaktif
Apa sih watak proaktif itu? Kepribadian proaktif adalah sikap yang cenderung oportunis,
berinisiatif, berani bertindak, dan tekun hingga berhasil mencapai
perubahan yang berarti. Pribadi proaktif menciptakan perubahan positif
daalam lingkungan tanpa memedulikan batasan atau halangan (dikutip dari Wikipedia). Ya sesuai dengan pengertiannya sifat proaktif adalah sifat yang mendukung kita untuk mencapai cita-cita dalam hidup kita, gak ada kata sulit dalam kamus orang sukses, semuanya bisa terjadi ASAL kita mau tekun bekerja keras menggapai semuanya. So don't let your self give up first!
3. Memantapkan peran-peran utama dalam hidup
Maksudnya apa? Ok, kalian semua punya tuntutan kan dalam hidup kalian, enatah sebagai pelajar, mahasiswa, atau karyawan, atau pengusaha sekalipun disitulah kalian harus dapat memaksimalkan peran kalian dengan jobdesc-jobdesc yang harus kalian tuntaskan dalam peran kalian, semakin maksimal usaha kalian makan semakin maksimal juga hasil yang didapat, bahkan mimpi termustahil yang pernah kalian pikirkanpun akan kalian wujudkan JIKA usaha kalian sesuai dengan mimpi tersebut.
4. Memfokuskan diri pada tugas-tugas utama
Hampir sama seperti point nomor 3, kalian harus serius dan konsisten melakukan usaha kalian, semakin kalian konsisten mimpi akan semakin dekat dengan kalian :)
Jadi intinya, gak ada yang mustahil di dunia ini tapi dengan usaha dan doa kalian, so don't ever stop being a dreamer!!
Selasa, 15 Januari 2013
Back to December by Taylor Swift
Well guys, i don't know how, but i do like this song! Just sharing for fun, i hope you guys like it :)
Lyric :
I'm so glad you made time to see me
.How's life? Tell me how's your family?
I haven't seen them in a while.
You've been good, busier than ever,
We small talk, work and the weather,
Your guard is up and I know why.
'cause the last time you saw me is still burned in the back of your mind
You gave me roses and I left them there to die.
So this is me swallowing my pride Standing in front of you saying, "I'm sorry for that night",
And I go back to December all the time.
It turns out freedom ain't nothing but missing you.
Wishing that I realized what I had when you were mine.
I'd go back to December, turn around and make it all right
I go back to December all the time.
These days I haven't been sleeping
Staying up playing back myself leavin'
When your birthday passed and I didn't call.
And I think about summer, all the beautiful times,I watched you laughing from the passenger side.
Realized that I loved you in the fall
Then the cold came, the dark days when fear crept into my mind
You gave me all your love and all I gave you was "Goodbye"
So this is me swallowing my prideStanding in front of you saying, "I'm sorry for that night".
And I go back to December all the time.
It turns out freedom ain't nothing but missing you,
Wishing that I realized what I had when you were mine.
I'd go back to December, turn around and change my own mind
I go back to December all the time.
I miss your tanned skin, your sweet smile, so good to me, so right
And how you held me in your arms that September night
The first time you ever saw me cry
Maybe this is wishful thinking,Probably mindless dreaming,
If we loved again I swear I'd love you right...
I'd go back in time and change it but I can't.
So if the chain is on your door I understand.
But this is me swallowing my prideStanding in front of you saying, "I'm sorry for that night"
And I go back to December...
It turns out freedom ain't nothing but missing you,
Wishing that I'd realize what I had when you were mine.
I'd go back to December, turn around and make it all right.
I'd go back to December, turn around and change my own mind
I'd go back to December all the time.
All the time
Lyric :
I'm so glad you made time to see me
.How's life? Tell me how's your family?
I haven't seen them in a while.
You've been good, busier than ever,
We small talk, work and the weather,
Your guard is up and I know why.
'cause the last time you saw me is still burned in the back of your mind
You gave me roses and I left them there to die.
So this is me swallowing my pride Standing in front of you saying, "I'm sorry for that night",
And I go back to December all the time.
It turns out freedom ain't nothing but missing you.
Wishing that I realized what I had when you were mine.
I'd go back to December, turn around and make it all right
I go back to December all the time.
These days I haven't been sleeping
Staying up playing back myself leavin'
When your birthday passed and I didn't call.
And I think about summer, all the beautiful times,I watched you laughing from the passenger side.
Realized that I loved you in the fall
Then the cold came, the dark days when fear crept into my mind
You gave me all your love and all I gave you was "Goodbye"
So this is me swallowing my prideStanding in front of you saying, "I'm sorry for that night".
And I go back to December all the time.
It turns out freedom ain't nothing but missing you,
Wishing that I realized what I had when you were mine.
I'd go back to December, turn around and change my own mind
I go back to December all the time.
I miss your tanned skin, your sweet smile, so good to me, so right
And how you held me in your arms that September night
The first time you ever saw me cry
Maybe this is wishful thinking,Probably mindless dreaming,
If we loved again I swear I'd love you right...
I'd go back in time and change it but I can't.
So if the chain is on your door I understand.
But this is me swallowing my prideStanding in front of you saying, "I'm sorry for that night"
And I go back to December...
It turns out freedom ain't nothing but missing you,
Wishing that I'd realize what I had when you were mine.
I'd go back to December, turn around and make it all right.
I'd go back to December, turn around and change my own mind
I'd go back to December all the time.
All the time
Kamis, 10 Januari 2013
Sistem Informasi Manajemen
Siang-siang bolong gini, dan lagi nunggu waktu kuliah selanjutnya sangat-sangat bikin ngantuk dan pengennya tidur, tapi daripada waktu dibuang-dibuang dengan tidur dan gak ada hasilnya, mending dipake dengan hal-hal yang produktif, seperti nge-blog ini.
Ok, aku bakal update blog aku lagi. baru saja aku selesei kuliah 'Sistem Informasi Manajemen" dan menurutku itu salah satu mata kuliah yang menarik, kenapa? Karena di mata kuliah ini mengajarkan aku buat gak salah ambil keputusan buat masa depan aku, loh ko bisa? Yuu simak penjelasannya.
SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Sistem informasi sangat berkaitan erat dengan proses pengambilan keputusan.Pengertian manajemen sendiri adalah suatu proses yang khas, yang terdiri dari tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggiatan, pengawasan yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran-sasaran yang telah ditetapkan melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber lainnya. Sedangkan pengertian dari Sistem Informasi sendiri adalah suatu sistem di dalam suatu organisasi yang merupakan kombinasi dari subsistem-subsistem seperti sumber daya manusia, fasilitas, teknologi media, prosedur-prosedur dan pengendalian yang ditujukan untuk mendapat jalur komunikasi penting, memproses tipe transaksi tertentu, memberi sinyal kepada manajemen terhadap kejadian internal dan eksternal yang penting dan menjadikan suatu dasar informasi untuk pengambilan keputusan yang cerdik. Jadi sistem informasi manjemen adalah suatu proses sistem informasi yang menghasilkan output dengan menggunakan input dan berbagai proses yang dilakukan untuk memenuhi tujuan dalam suatu kegiatan manajemen (dikutip dari catatan saya yang diberikan oleh ibu Indri selaku dosen SIM saya).
Lalu apa hubungannya dengan pengambilan keputusan? Sistem Informasi Manajemen digunakan dalam sebuah perusahaan sebagai jalur koordinasi untuk mencapai tujuan perusahaan tersebut. Ketika sebuah perusahaan berjalan untuk mencapai tujuannya maka perusahaan harus dapat menyesuaikan dengan lingkungan sekitar terutama dengan segmentasi pasar. Sehingga hal yang dibutuhkan adalah menganalisis dan mencari tahu bagaimana lingkungan berkembang, untuk itu data-data yang akurat mengenai lingkungan sekitar sangat dibutuhkan oleh perusahaan, data-data tersebut yang nantinya akan diolah/diinput kedalam teknologi komputer oleh sumber daya manusia menjadi sebuah informasi-informasi akurat yang sesuai dengan lingkungan, sehingga perusahaan dapat mengambil langkah selanjutnya untuk mengambil keputusan baru berkenaan dengan pencapaian tujuan sebuah perusahaan. Alasan inilah yang menjadikan mengapa sistem informasi manajemen yang baik di sebuah perusahaan menjadi salah satu komponen penting dalam kesuksesan sebuah perusahaan.
Segini dulu aja ya penjelasannya, penjelasan mendalamnya aku update lain waktu. See you :)
Selasa, 08 Januari 2013
London Business School
Lambang yang gak tau kenapa sangat-sangat bikin ngiler dan melting! Ya London Business School, merupakan sekolah bisnis yang sangat aku impikan, menurut beberapa sumber, sekolah ini sudah meluluskan berjuta-juta pengusaha-pengusaha sukses yang tersebar di seluruh dunia, dan katanya lulusan sekolah ini merupakan penerima gaji tertinggi di perusahaan-perusahaan di dunia, bahkan hingga sampai 1M, makin ngiler aja kan ya pastinya.
London Business School terletak di negara UK (United Kingdom) tepatnya di Marylebon, London Inggris. Sekolah ini menghkhususkan dalam bidang bisnis. Terdapat beberapa program yaitu:
1. Entrepreneurship (kewirausahaan)
2. Finance (keuangan)
3. Human Resources (Sumber daya Manusia)
4. Leadership (kepemimpinan)
5. Management (manajamen)
6. Marketing (pemasaran)
7. Strategy (strategi)
dan tentunya ada kajian-kajian lainnya yang berhubungan dengan program yang kamu minati. London School Business membuka berbagai macam jenis kelas dan konsentrasi. Ada beberapa macam jenis kelas yang ditawarkan di LBS ini, yaitu:
1. Masters (full time)
2. Masters (part time/modular)
3. Short Programme
4. Evening Programme
5. PhD
Selain itu ada beberapa konsentrasi jenjang juga yang ditawarkan di LBS, yaitu:
1. Recent Graduate
2. Mid Career
3. Senior Manager
4. Academic
Dan LBS gak cuman ada di London aja loh, LBS juga ada di New York, Dubai, Singapura, dan Hongkong.
Well, walaupun undergraduate yang aku ambil sekarang yaitu Management Komunikasi, aku tetep memiliki mimpi untuk dapat berkuliah disini dengan program marketing, dan konsentrasi yang ingin aku ambil adalah Cotumer Focused Marketing : Key to unlock profits atau EMBA-Global Asia (amin).
Tidak ada yang mustahil di dunia ini, apapun itu dapat kamu raih tentunya dengan keerja keras, usaha, dan doa goodluck :)
You can get more information about LBS here http://www.london.edu
Unconscious
Pernah gak sih kalian berpikir kalo keberadaan kalian atau tingkah laku kalian menganggu orang lain? Pasti hanya sedikit orang yang menyadari hal itu, dan aku sendiri termasuk ke dalam orang yang tidak menyadari hal itu, kenapa demikian. Mungkin disini aku bakal ngebahas sedikit mengenai "ketidaksadaran" itu berdasarkan sedikit ilmu yang aku punya, check it out..
Perilaku dan sifat manusia itu bersifat alamiah, jadi jarang sekali orang yang dapat memodifikasi perilakunya sebaik mungkin, dalam arti lain setiap manusia memiliki peran sendiri dalam kehidupannya seperti boss, pegawai, mahasiswa, pelajar, ibu rumah tangga dan lain-lain. Ketika kita semua dihadapkan kepada peran-peran tersebut, secara tidak sadar otak kita akan mengarahkan kita kepada bagaimana kita bekerja sesuai peran kita, ketika kita menjadi mahasiswa, otak kita akan secara tidak sadar mengarahkan tubuh kita untuk belajar, mengerjakan tugas, mendengarkan penjelasan dosen dll. Tapi ketika kita tidak lagi dihadapkan dengan peran-peran kita otomatis kita akan kembali menjadi diri kita sendiri dengan sifat-sifat alamiah kita seperti pemalu, periang, pemarah dan lain sebagainya. Itu sesuai dengan teori yang pernah saya pelajari di bangku perkuliahan yaitu teori model peranan, dan teori model permainan (ok aku kembali membuka buku Psikologi Komunikasi yang sudah aku pelajari di semester 2)
A. Teori Model Peranan
Apa sih teori model peranan itu? Menurut DRS. Jalalaluddin Rakhmat, M.Sc teori ini menjelaskan bagaimana seseorang memainkan peranannya sesuai dengan "naskah" yang telah dibuat masyarakat (Psikologi Komunikasi, 2008, hlm 122) jadi seperti yang sudah aku jelaskan di awal, kita sebagai individu memiliki peran masing-masing dalam kehidupan serta naskah yang sudah dipersiapkan secara alamiah. Hal ini menjadikan orang-orang seperti memakai topeng tanpa melihat siapa dia sebenernya, peran mereka harus tetap dijalankan, karena hal ini termasuk kepada paksaan sosial yang tentunya secara tidak sadar dibebankan kepada otak manusia. Di setiap kehidupan pasti akan ada selalu konflik yang terjadi, begitupun ketika manusia memainkan peranannya dalam kehidupan, dia juga akan menemukan berbagai macam konflik ketika peran yang harus mereka mainkan tidak terjadi keseimbangan yang pasti, seperti misalnya seorang ibu yang bekerja sebagai pegawai bank dan ibu rumah tangga, maka akan ada salah satu perannya yang banyak dikorbankan akibat peran satunya yang tidak dapat diseimbangkan dengan peran lainnya.
B. Teori Model Permainan
Teori ini diperkenalkan oleh Eric Berne (1964, 1972) menurut teori ini seorang manusia memiliki 3 sifat dasar yaitu, sifat anak-anak, sifat dewasa, dan sifat orang tua (child, adult, parent) artinya tidak dipungkiri bahwa setiap manusia akan memiliki sifat seperti anak-anak, dewasa, ataupun orang tua walaupun umurnya terus menerus bertambah. Sifat anak-anak adalah sifat yang lebih banyak menggunakan perasaan dan sensitifitas dalam menanggapi suatu hal, sifat dewasa adalah sifat ketika orang-orang lebih banyak menggunakan akal sehat atau rasionalitas dalam menghadapi sesuatu, dan sifat orang tua adalah bagaimana kita memperlakukan orang lain layaknya orang tua kita atau orang yang kita tuakan memperlakukan kita sebagai orang yang berada dibawahnya. Teori ini menjelaskan bagaimana kita mengaplikasikan sifat-sifat tersebut dalam mengahadapi seseorang, misalnya ketika kita merasa ada seseorang yang menyakiti hati kita lalu orang tersebut meminta maaf karena merasa bersalah (sifat anak-anak) dan kita akan segara memaafkannya (sifat orang tua) artinya kita sudah menggunakan sifat kita ke dalam konten yang tepat, tetapi jika kita malah memusuhinya bahkan membencinya (sifat anak-anak juga) kita sudah tidak tepat lagi dalam menempatkan sifat-sifat yang ada di diri kita.
Lalu bagaimana cara kita agar dapat menjadi orang yang peka terhadap lingkungan? Caranya mudah ko, kelola cara kita berkomunikasi dengan pihak lain, dan atur cara kita bergaul dengan lingkungan, sehingga secara tidak sadar otak akan menuntun kita untuk bersikap sebagaimana kita seharusnya. Semoga bermanfaat :)
Perilaku dan sifat manusia itu bersifat alamiah, jadi jarang sekali orang yang dapat memodifikasi perilakunya sebaik mungkin, dalam arti lain setiap manusia memiliki peran sendiri dalam kehidupannya seperti boss, pegawai, mahasiswa, pelajar, ibu rumah tangga dan lain-lain. Ketika kita semua dihadapkan kepada peran-peran tersebut, secara tidak sadar otak kita akan mengarahkan kita kepada bagaimana kita bekerja sesuai peran kita, ketika kita menjadi mahasiswa, otak kita akan secara tidak sadar mengarahkan tubuh kita untuk belajar, mengerjakan tugas, mendengarkan penjelasan dosen dll. Tapi ketika kita tidak lagi dihadapkan dengan peran-peran kita otomatis kita akan kembali menjadi diri kita sendiri dengan sifat-sifat alamiah kita seperti pemalu, periang, pemarah dan lain sebagainya. Itu sesuai dengan teori yang pernah saya pelajari di bangku perkuliahan yaitu teori model peranan, dan teori model permainan (ok aku kembali membuka buku Psikologi Komunikasi yang sudah aku pelajari di semester 2)
A. Teori Model Peranan
Apa sih teori model peranan itu? Menurut DRS. Jalalaluddin Rakhmat, M.Sc teori ini menjelaskan bagaimana seseorang memainkan peranannya sesuai dengan "naskah" yang telah dibuat masyarakat (Psikologi Komunikasi, 2008, hlm 122) jadi seperti yang sudah aku jelaskan di awal, kita sebagai individu memiliki peran masing-masing dalam kehidupan serta naskah yang sudah dipersiapkan secara alamiah. Hal ini menjadikan orang-orang seperti memakai topeng tanpa melihat siapa dia sebenernya, peran mereka harus tetap dijalankan, karena hal ini termasuk kepada paksaan sosial yang tentunya secara tidak sadar dibebankan kepada otak manusia. Di setiap kehidupan pasti akan ada selalu konflik yang terjadi, begitupun ketika manusia memainkan peranannya dalam kehidupan, dia juga akan menemukan berbagai macam konflik ketika peran yang harus mereka mainkan tidak terjadi keseimbangan yang pasti, seperti misalnya seorang ibu yang bekerja sebagai pegawai bank dan ibu rumah tangga, maka akan ada salah satu perannya yang banyak dikorbankan akibat peran satunya yang tidak dapat diseimbangkan dengan peran lainnya.
B. Teori Model Permainan
Teori ini diperkenalkan oleh Eric Berne (1964, 1972) menurut teori ini seorang manusia memiliki 3 sifat dasar yaitu, sifat anak-anak, sifat dewasa, dan sifat orang tua (child, adult, parent) artinya tidak dipungkiri bahwa setiap manusia akan memiliki sifat seperti anak-anak, dewasa, ataupun orang tua walaupun umurnya terus menerus bertambah. Sifat anak-anak adalah sifat yang lebih banyak menggunakan perasaan dan sensitifitas dalam menanggapi suatu hal, sifat dewasa adalah sifat ketika orang-orang lebih banyak menggunakan akal sehat atau rasionalitas dalam menghadapi sesuatu, dan sifat orang tua adalah bagaimana kita memperlakukan orang lain layaknya orang tua kita atau orang yang kita tuakan memperlakukan kita sebagai orang yang berada dibawahnya. Teori ini menjelaskan bagaimana kita mengaplikasikan sifat-sifat tersebut dalam mengahadapi seseorang, misalnya ketika kita merasa ada seseorang yang menyakiti hati kita lalu orang tersebut meminta maaf karena merasa bersalah (sifat anak-anak) dan kita akan segara memaafkannya (sifat orang tua) artinya kita sudah menggunakan sifat kita ke dalam konten yang tepat, tetapi jika kita malah memusuhinya bahkan membencinya (sifat anak-anak juga) kita sudah tidak tepat lagi dalam menempatkan sifat-sifat yang ada di diri kita.
Lalu bagaimana cara kita agar dapat menjadi orang yang peka terhadap lingkungan? Caranya mudah ko, kelola cara kita berkomunikasi dengan pihak lain, dan atur cara kita bergaul dengan lingkungan, sehingga secara tidak sadar otak akan menuntun kita untuk bersikap sebagaimana kita seharusnya. Semoga bermanfaat :)
Minggu, 06 Januari 2013
Personal Selling
Well, dalam dunia komunikasi kita bakal mengenal satu istilah yaitu
Marketing atau Pemasaran. Bagian marketing dalam sebuah perusahaan akan
selalu berhubungan dengan masyarakat awam, dan inilah mengapa komunikasi
menjadi salah satu faktor utama dalam dunia marketing.
Ini tugas kuliahku dalam mata kuliah "Marketing Komunikasi" ya sesuai dengan jurusan yang aku ambil yaitu "Manajemen Komunikasi" mungkin tugasku ini tidak 100% benar tapi semoga bisa menjadi sedikit pengetahuan baru buat kalian.
Saya akan menjelaskan salah satu komponen dari Marketing Komunikasi yaitu Personal selling.
I. Pengertian Personal Selling
Personal Selling adalah proses penjualan dari penjual terhadap pembeli secara tatap muka atau langsung dengan cara menawarkan dan menjelaskan mengenai produk dengan maksud untuk mempengaruhi seseorang untuk membeli.
II. Waktu Penggunaan
Sebuah media televisi swasta di Indonesia akan mengadakan acara musik berskala nasional yang akan dihadiri oleh para kaum remaja dari seluruh Indonesia, media tersebut bekerja sama dengan salah satu provider sebagai sponsor acara tersebut. melihat keadaan tersebut provider tersebut menggunakan situasi seperti ini untuk mengadakan promosi secara langsung karena dirasa remaja adalah sasaran yang tepat untuk dijadikan konsumen provider tersebut. Provider tersebut akan membangun sebuah stand pada acara tersebut sebagai tempat etalase kartu providernya dan menyebar beberapa sales promotion girl (SPG) di arena konser tersebut untuk menawarkan dan menjual langsung produk tersebut terhadap para remaja.
IV. Kekurangan dan Kelebihan Personal Selling
Kelebihan dalam personal selling yaitu :
Ini tugas kuliahku dalam mata kuliah "Marketing Komunikasi" ya sesuai dengan jurusan yang aku ambil yaitu "Manajemen Komunikasi" mungkin tugasku ini tidak 100% benar tapi semoga bisa menjadi sedikit pengetahuan baru buat kalian.
Saya akan menjelaskan salah satu komponen dari Marketing Komunikasi yaitu Personal selling.
I. Pengertian Personal Selling
Personal Selling adalah proses penjualan dari penjual terhadap pembeli secara tatap muka atau langsung dengan cara menawarkan dan menjelaskan mengenai produk dengan maksud untuk mempengaruhi seseorang untuk membeli.
II. Waktu Penggunaan
- Penjualan dilakukan ketika melihat peningkatan kebutuhan barang atau jasa pada konsumen (berkaitan dengan minat dan kebutuhan konsumen).
- Contoh : promosi provider
- Melihat situasi dari keadaan konsumen dalam suatu tempat (situasional yang memanfaatkan keadaan konsumen di dalam suatu tempat atau kegiatan.
- Contoh : penawaran produk dapur baru di sebuah supermarket.
- Media periklanan tidak lagi dianggap efektif dalam proses promosi (iklan biasanya digunakan untuk kepentingan media sehingga waktu penggunaan dianggap kurang efektif)
- Contoh : penjualan rokok dalam sebuah event dengan menggunakan sales promotion girl (SPG).
- Penurunan tingkat penjualan barang dalam sebuah perusahaan.
- Contoh : penyebaran flyer dan SPG secara langsung yang dilakukan oleh perusahaan handphone.
Sebuah media televisi swasta di Indonesia akan mengadakan acara musik berskala nasional yang akan dihadiri oleh para kaum remaja dari seluruh Indonesia, media tersebut bekerja sama dengan salah satu provider sebagai sponsor acara tersebut. melihat keadaan tersebut provider tersebut menggunakan situasi seperti ini untuk mengadakan promosi secara langsung karena dirasa remaja adalah sasaran yang tepat untuk dijadikan konsumen provider tersebut. Provider tersebut akan membangun sebuah stand pada acara tersebut sebagai tempat etalase kartu providernya dan menyebar beberapa sales promotion girl (SPG) di arena konser tersebut untuk menawarkan dan menjual langsung produk tersebut terhadap para remaja.
IV. Kekurangan dan Kelebihan Personal Selling
Kelebihan dalam personal selling yaitu :
- Konfrontasi : kedua belah pihak mampu mengobservasi reaksi satu sama lain.
- Mempererat : memungkinkan timbulnya berbagai jenis hubungan diantara penjual dan pembeli
- Tanggapan : adanya berbagai argumendiantara kedua belah pihak
- Efektif (dapat langsung bertatap muka dengan calon pembeli)
- Tepat sasaran
- Diarahkan kepada prospek yang berkualitas
- Pesan yang disampaikan disesuaikan dengan situasi pembeli
- Dapat meminimalkan gangguan dalam komunikasi
- Keputusan bisa dinegosiasikan·
- Pesan tidak konsisten karena perbedaan pengetahuan karyawan
- Timbulnya konflik tenaga penjual dan manajemen
- Hasil yang rendah
- Jangkauanya lebih rendah karena pasar sasaran yang luas
- Berpotensi menimbulkan masalah etika antara tenaga penjual
- Membutuhkan banyak waktu
Transformasi Nilai-Nilai dalam Organisasi
Ketika sebuah organisasi berhubungan dengan pihak-pihak yang berada di
luat organisasi maka akan terjadi yang dinamakan dengan Transformasi
Nilai-Nilai. Transformasi Nilai-Nilai ini terjadi akibat peleburan
kebudayaan luar organisasi ke dalam budaya organisasi.
Menurut Deal & Kennedy terdapat 7 budaya negatif yang dapat mengkontaminasi sebuah kelompok yaitu:
Menurut Deal & Kennedy terdapat 7 budaya negatif yang dapat mengkontaminasi sebuah kelompok yaitu:
1.
Budaya Ketakutan
( Culture of Fear)
Budaya ketakutan
menimbulkan rasa tidak pasti dan tidak aman terhadap individu-individu di dalam
organisasi, terutama individu-individu yang tidak memiliki kendali, maka dari
itu mereka akan membentuk kelompok baru.
2.
Budaya
Menyangkal (Culture of Denial)
Ketika manusia mengalami
perubahan, manusia akan memiliki kecenderungan untuk menyangkal perubahan
tersebut, karena notabennya manusia membutuhkan waktu yang cukup lama untuk
menerima sebuah perubahan. Penyangkalan-penyangkalan tersebut dapat berupa
ucapan seperti “tidak mungkin seperti ini” atau “mungkin ada yang salah” dan
hal inilah yang membuat para pemimpin sulit mengambil keputusan.
3.
Budaya
Kepentingan Pribadi ( Culture of Self-Interest)
Ketika sebuah
organisasi mengalami perubahan ke arah negatif, individu-individu di dalam
organisasi terebut akan sibuk mengurusi kepentingan pribadinya masing-masing,
setelah dirasa cukup, individu-individu tersebut akan kembali kepada kelompok
kecil mereka masing-masing dan akan mengutamakan kepentingan kelompoknya dan
hal ini akan menghambat kinerja organisasi tersebut.
4.
Budaya Mencela
(Culture of Cynicism)
Dalam proses perubahan
di dalam sebuah organisasi, secara alamiah individu-individu di dalamnya akan
membentuk kelompok-kelompok kecil dan setiap kelompok-kelompok ini memiliki
seseorang yang berpengaruh di dalam kelompok tersebut, pemimpin-pemimpin inilah
yang akan mendapat celaan dari bawahan-bawahan yang berada di kelompok lainnya
yang kontra terhadapnya dan hal ini akan dimanfaatkan oleh pihak lain untuk
mengutamakan kepentingan pribadinya dari pengaruh budaya sinisme tersebut.
5.
Budaya Tidak
Percaya ( Culture of Distrust)
Individu-individu di
dalam organisasi yang mulai meentingkan kepentingan pribadinya masing-masing
akan mulai mengalami kehilangan rasa percaya terhadap organisasi dan pimpinan-pimpinannya,
maka dari itu otoritas tidak lagi berfungsi dalam situasi ini dan
kesepakatan-kesepakatan yang dibuat oleh pemimpin pun akan sulit diterima oleh
para bawahan.
6.
Budaya Anomi (
Culture of Anomi)
Anomi memilik
pengertian yaitu seseorang yang kehilangan jati diri. Dalam proses transisi
atau perubahan organisasi akan mengalami penggabungan unit (merger), pemisahan
unit (spin of), penempatan orang baru, mutasi, atau promosi. Jika manajemen
organisasi dan pimpinan tidak dapat mengatur dan mengendalikan proses transisi
secara baik maka seseorang akan mengalami anomi mereka akan merasa tidak berada
pada tempatnya.
7.
Budaya
Mengedepankan Kelompok (The rise of Underground Subculture)
Perubahan-perubahan
yang terjadi di dalam organisasi akan menimbulkan banyak issue yang membuat
individu-individu di dalam organisasi tersebut menjadi cemas dan bimbang.
Perasaan cemas tersebut tidak selalu diungkapkan terhadap pimpinan, mereka
lebih senang berkumpul dengan orang-orang yang memiliki kesamaan rasa hingga
akhirnya membentuk kelompok yang mengancam keutuhan organisasi.
Langganan:
Postingan (Atom)

